0362
081379620339
kelurahankendran@gmail.com
Kelurahan Kendran

Technical Meeting Bulfest 2026 Bahas Penataan Kawasan dan Penggunaan Lahan dengan Konsep “Tempo Doeloe”

Admin kelurahankendran | 12 Agustus 2026 | 252 kali

Technical Meeting Bulfest 2026 Bahas Penataan Kawasan dan Penggunaan Lahan dengan Konsep “Tempo Doeloe”

Singaraja, 13 Agustus 2026 — Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfest) Tahun 2026, telah dilaksanakan Technical Meeting terkait penataan dan penggunaan lahan di seputaran kawasan festival. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Adat Buleleng, Singaraja, Kamis (13/8/2026).

Rapat dibuka oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Buleleng dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng, Kelian Desa Adat Buleleng, serta undangan lainnya sesuai daftar undangan.

Dalam kegiatan tersebut, Camat Buleleng diwakili oleh Kasi Trantib dan Pol PP Kecamatan Buleleng, sementara Lurah Kendran diwakili oleh Kasi Pemerintahan Kelurahan Kendran. Turut hadir Lurah Paket Agung, Lurah Banjar Tegal, Direktur CV. Belakang Layar, para Kelian Banjar Adat, serta unsur terkait lainnya.

Bahas Penataan Kawasan dan Penggunaan Lahan

Technical Meeting membahas berbagai hal penting sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Bulfest 2026. Pembahasan meliputi penataan kawasan, penggunaan lahan, pengaturan lokasi pedagang sesuai kuota, serta koordinasi lintas unsur dalam rangka memastikan kesiapan seluruh kawasan festival.

Penataan tersebut menjadi penting mengingat Bulfest merupakan salah satu agenda yang melibatkan masyarakat, pelaku UMKM, pedagang, pelaku seni dan budaya, serta pengunjung dari berbagai wilayah. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang terpadu agar seluruh aktivitas selama festival dapat berlangsung secara tertib dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar kawasan kegiatan.

Mengusung Nuansa “Tempo Doeloe”

Salah satu hasil pembahasan dalam Technical Meeting menyebutkan bahwa areal Bulfest 2026 akan dibagi menjadi tiga zona, yaitu Zona A, Zona B, dan Zona C.

Ketiga zona tersebut akan ditata dengan mengusung konsep “Tempo Doeloe”. Konsep ini akan ditampilkan sebagai salah satu daya tarik utama festival sekaligus menghadirkan kembali gambaran suasana kehidupan Singaraja pada masa lampau.

Nuansa Tempo Doeloe diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman yang menarik bagi masyarakat dan pengunjung, tetapi juga menjadi media untuk mengenalkan kembali sejarah, budaya, kehidupan sosial, serta karakter Kota Singaraja pada masa lalu kepada generasi muda.

Melalui konsep tersebut, Bulfest 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ruang hiburan dan aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pelestarian nilai-nilai sejarah serta budaya lokal.

Sinergi Lintas Unsur

Pelaksanaan Bulfest 2026 membutuhkan dukungan dan koordinasi dari berbagai unsur, baik pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan kelurahan, desa adat, aparat keamanan dan ketertiban, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Penataan kawasan akan dilakukan secara terpadu dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, kebersihan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas masyarakat dan pengunjung.

Keterlibatan Kelurahan Kendran dalam Technical Meeting ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung kesiapan wilayah dan kelancaran pelaksanaan Bulfest 2026. Koordinasi lintas sektor diharapkan dapat menghasilkan pengaturan yang efektif sehingga seluruh pihak dapat menjalankan perannya secara optimal.

Dengan persiapan yang matang dan sinergi seluruh unsur terkait, Buleleng Festival 2026 diharapkan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar dan nyaman, sekaligus menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi masyarakat melalui suasana “Tempo Doeloe” yang mengangkat kembali identitas, sejarah dan budaya Singaraja.