Kendran, 7 Maret 2026 – Pemerintah Kelurahan Kendran mendukung pelaksanaan kegiatan konservasi naskah lontar warisan leluhur yang dilaksanakan di Lingkungan Delod Peken, Kelurahan Kendran, pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program PLO Bahasa Bali yang dikoordinasikan oleh Tim Bhaga Lontar Kabupaten Buleleng sebagai upaya nyata dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Bali yang memiliki nilai sejarah, sastra, dan spiritual yang tinggi.
Konservasi naskah lontar menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keberlangsungan peninggalan leluhur agar tidak mengalami kerusakan akibat faktor usia maupun lingkungan. Selain melakukan perawatan awal terhadap fisik lontar, kegiatan ini juga bertujuan mengidentifikasi, mendokumentasikan, serta menginventarisasi naskah-naskah lontar yang masih tersimpan di tengah masyarakat sebagai warisan keluarga maupun dadia.
Pada kesempatan tersebut, Tim Bhaga Lontar Kabupaten Buleleng melaksanakan pendataan terhadap koleksi lontar milik Dadya Bandesa Manik Mas yang berada di Kelurahan Kendran. Proses identifikasi dilakukan secara teliti dengan memperhatikan kondisi fisik naskah, jenis aksara, bentuk naskah, serta kandungan isi yang tersimpan di dalamnya.
Kegiatan konservasi mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kelurahan Kendran. Lurah Kendran, Made Sumardika, S.IP, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Kendran turut hadir untuk menyaksikan secara langsung jalannya kegiatan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pelestarian budaya dan warisan leluhur. Turut mendampingi kegiatan tersebut Kelian Banjar Adat Delod Peken, yang berperan dalam memfasilitasi pelaksanaan konservasi serta memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, dan tim konservasi.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, tim berhasil mendata satu cakepan naskah lontar dengan klasifikasi embat-embatan yang berjudul "Kekawin Ramayana Maarti." Naskah tersebut merupakan salah satu peninggalan berharga yang diwariskan secara turun-temurun oleh para penglingsir Dadya Bandesa Manik Mas dan diperkirakan memiliki nilai historis serta sastra yang sangat penting bagi perkembangan budaya Bali.
Dari hasil pemeriksaan fisik, kondisi lontar diketahui memerlukan penanganan khusus. Beberapa lembar lontar tampak sangat kering akibat faktor usia, sebagian telah ditumbuhi jamur, serta terdapat sejumlah bagian yang mengalami kerusakan dan tidak lagi utuh. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya konservasi secara berkelanjutan agar kerusakan tidak semakin meluas dan kandungan informasi di dalamnya tetap dapat diselamatkan.
Selain aspek pelestarian fisik, kegiatan ini juga membuka peluang untuk melakukan kajian lebih lanjut terhadap isi naskah lontar. Pihak keluarga pemilik berharap melalui proses identifikasi, transliterasi, dan penelitian oleh para ahli, makna serta nilai-nilai yang terkandung dalam Kekawin Ramayana Maarti dapat dipahami dengan lebih mendalam sehingga dapat menjadi sumber pengetahuan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Lurah Kendran menyampaikan apresiasi kepada Tim Bhaga Lontar Kabupaten Buleleng atas dedikasi mereka dalam menjaga warisan budaya Bali. Menurutnya, naskah lontar bukan sekadar benda bersejarah, melainkan juga sumber pengetahuan yang memuat ajaran agama, sastra, etika, pengobatan tradisional, hukum adat, hingga filosofi kehidupan yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Bali.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak naskah lontar yang berhasil didata, dirawat, dan dilestarikan. Warisan budaya ini merupakan aset yang sangat berharga dan menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya agar tetap lestari," ujarnya.
Melalui kegiatan konservasi ini, Pemerintah Kelurahan Kendran mengajak seluruh masyarakat yang masih menyimpan naskah lontar warisan keluarga agar turut berperan aktif dalam menjaga keberadaannya serta membuka kesempatan bagi proses pendataan dan konservasi. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, akademisi, dan pemerhati budaya, diharapkan kekayaan intelektual serta warisan budaya Bali dapat terus terpelihara, diwariskan kepada generasi penerus, dan menjadi sumber inspirasi dalam memperkuat jati diri budaya di tengah perkembangan zaman.
Kelurahan Kendran
Melayani dengan Hati, Membangun dengan Kolaborasi