Konservasi Naskah Lontar Warisan Leluhur di Lingkungan Delod Peken Kendran
Admin kelurahankendran | 25 Juni 2026 | 15 kali
Kendran, 7 Maret 2026 – Dalam upaya pelestarian warisan budaya Bali, kegiatan konservasi atau perawatan naskah lontar dilaksanakan pada Sabtu, 7 Maret 2026, bertempat di Lingkungan Delod Peken, Kelurahan Kendran. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Program PLO Bahasa Bali yang dikoordinir oleh Tim Bhaga Lontar Kabupaten Buleleng.
Kegiatan konservasi ini bertujuan untuk merawat sekaligus mengidentifikasi naskah lontar yang dimiliki masyarakat, khususnya yang masih tersimpan sebagai warisan keluarga atau dadya. Pada kesempatan tersebut, tim berhasil melakukan pendataan terhadap naskah lontar milik Dadya Bandesa Manik Mas, Kelurahan Kendran.
Dalam kegiatan tersebut, Lurah Kendran, Made Sumardika, S.IP, beserta Ketua TP PKK Kelurahan Kendran turut hadir sebagai bentuk dukungan pemerintah kelurahan terhadap upaya pelestarian warisan budaya leluhur. Turut hadir pula Kelian Banjar Adat Delod Peken yang mendampingi jalannya kegiatan konservasi.
Dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh tim, berhasil didata satu cakepan naskah lontar dengan klasifikasi naskah berbentuk embat-embatan yang berjudul “Kekawin Ramayana Maarti.”
Berdasarkan hasil pengamatan awal, kondisi naskah lontar tersebut tergolong sangat rentan. Lontar tampak dalam keadaan sangat kering, sebagian telah berjamur, serta beberapa lembarannya tidak lagi utuh akibat usia yang sudah cukup lama.
Meskipun demikian, keberadaan lontar ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting, karena merupakan warisan leluhur yang diwariskan oleh para penglingsir Dadya Bandesa Manik Mas. Besar harapan dari pihak pemilik agar melalui kegiatan konservasi dan pendataan ini, isi serta makna yang tercantum dalam naskah lontar tersebut dapat diketahui dan dipahami dengan lebih jelas.
Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga, merawat, dan melestarikan naskah lontar sebagai bagian dari kekayaan budaya Bali dapat terus meningkat, sehingga warisan budaya leluhur tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.